Minggu, 31 Juli 2011

TIPS MENINGKATKAN PRESTASI ANAK


SMART EDUCATION

KHUSUS MENGAJAR LES PRIVAT TINGKATAN :
SD
SMP
SMA
MATA PELAJARAN (KHUSUS) :
1.     IPA
2.     IPS
3.     AKUNTANSI
4.     MATEMATIKA
5.     BIOLOGI
6.     KIMIA
7.    FISIKA
8.    EKONOMI
9.        GEOGRAFI
10.    SEJARAH
11.    SOSIOLOGI
12.BAHASA INDONESIA
13.BAHASA INGGRIS
14.BAHASA JEPANG
15.BAHASA JERMAN
16.BAHASA JAWA
17.  KOMPUTER
NON EDUCATION :
1.  MUSIK → GITAR, DRUM, PIANO, ORGEN, KEYBOARD DLL
2.  SENI → SENI RUPA, SENI TARI, DRAMA DLL
3.  CATUR

UNTUK INFORMASI DAN PENDAFTARAN
HUBUNGI : 089676659020

TENAGA PENGAJAR DI AMBIL DARI MAHASISWA TERPILIH DAN TERBAIK DARI PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA. 

BIAYA :
PENDAFTARAN : 5000

MATA PELAJARAN IPA MENCAKUP MATEMATIKA, BIOLOGI, KIMIA, FISIKA : 50.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
MATA PELAJARAN IPS MENCAKUP AKUNTANSI, EKONOMI, GEOGRAFI, SOSIOLOGI, SEJARAH : 40.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
MATA PELAJARAN BAHASA MENCAKUP BAHASA INGGRIS, BAHASA INDONESIA, BAHASA JERMAN, BAHASA JEPANG, BAHASA JAWA : 40.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
SD (SEMUA MATA PELAJARAN) : 40.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
SMP (SEMUA MATA PELAJARAN) : 50.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
SMA (SEMUA MATA PELAJARAN) : 60.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
MUSIK : 40.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
SENI : 40.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
CATUR : 35.000 / PERTEMUAN / TATAP MUKA
  
NB : Biaya sewaktu-waktu bisa naik atau turun setelah di negosiasikan tergantung lokasi rumah siswa. MELAYANI DAERAH SURABAYA – SIDOARJO

ARTIKEL TENTANG TIPS MENINGKATKAN PRESTASI ANAK
(DIPOSKAN OLEH LBB SMART EDUCATION : LES PRIVAT KOTA SURABAYA DAN SIDOARJO
Meningkatkan Prestasi Anak
Apakah anak anda tidak menurut, sering membantah, kadang mau menang sendiri, dan tidak betah dirumah? Atau... mungkin anak anda "cuek", sering menutup diri, tidak "Pede" dan bahkan malas sehingga prestasinya menurun?
Hal tersebut diatas merupakan permasalahan umum dan tantangan bagi para orang tua di masa kini. Anak menjadi sesuatu yang asing, sulit untuk dimengerti dan bahkan kadangkala membuat orang tua kewalahan menghadapinya.
Apa penyebab dan bagaimana solusinya?
Anak, merupakan karunia terbesar yang diberikan Tuhan kepada pasangan. Setiap pasangan mengharapkan hadirnya seorang anak sebagai penerus keturunan dan pelengkap kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga. Namun banyak para pasangan yang lupa bahwa kini ketika memiliki seorang anak, selain mereka berganti "titel" dari "sepasang kekasih" menjadi "orang tua", mereka juga dihadapkan dengan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya.
Bagi pasangan muda, hal ini merupakan hal baru yang sangat wajar karena mereka sama sekali belum memiliki pengalaman dalam mengasuh seorang anak. Namun lain halnya apabila ada orang tua yang telah memiliki anak yang sudah dewasa, tetap tidak mengerti cara mendidik yang baik. Mereka tetap saja heran apabila melihat sang anak melakukan hal yang tidak sesuai dengan keinginan orang tua, terlebih lagi apabila sang anak melakukan hal yang menyimpang dari kebiasaan.
Menurut penelitian dari psikolog anak, disimpulkan bahwa lebih dari 90% permasalahan anak disebabkan oleh kesalahan atau ketidaktahuan orang tua akan cara komunikasi dan penyampaian nilai yang baik terhadap sang anak. Bagi kebanyakan orang tua, anak dianggap sebagai "robot" yang bisa diperintah dan harus menjalankan setiap perintah yang diberikan kepadanya. Mereka melupakan bahwa seorang anak juga merupakan suatu individu dalam bentuk lebih kecil yang memiliki pikiran, perasaan, keinginan, dan tindakan. Seorang anak membutuhkan perhatian dan kesabaran orang tua dalam menghadapinya.
Dalam membesarkan seorang anak, faktor utama dalam membentuk psikologis anak adalah  metode penyampaian pesan/ KOMUNIKASI kepada anak. Berikut ini beberapa tips jitu dalam berkomunikasi dengan anak.
Tips # 1
Gunakanlah kalimat yang positif.
Biasakan sang anak melihat, mendengar atau merasakan hal-hal yang baik. Ganti semua kalimat yang berkonotasi negatif seperti, "kamu susah diatur amat sih?" atau "kamu nakal", Menjadi "kamu kan anak baik, anak baik selalu menurut dengan ibu". Tayangan televisi maupun siaran radio sebaiknya bersifat mendidik dan menyenangkan untuk anak. Hindari tayangan yang seharusnya ditujukan untuk orang dewasa, seperti sinetron percintaan dsb.
Tips # 2
Tegas dan jelas
Seorang anak apabila melakukan kesalahan, tidak selalu dikarenakan dia ingin melakukannya, namun bisa saja dikarenakan dia tidak mengerti bahwa dia telah melakukan suatu hal yang salah. Berikan pengertian dan berilah contoh yang sebaiknya dilakukan apabila dia menghadapi persoalan yang sama. Jangan ragu untuk memberikan hadiah apabila dia melakukan sesuatu yang dibanggakan dan berikan hukuman apabila dia mengulangi kembali kesalahan yang sama.
Tips # 3
Gunakan intonasi yang baik
Semua orang, termasuk anak, tidak akan menyukai apabila diberitahu dengan cara dimarahi atau dibentak. Orang tua sebaiknya lebih sabar dalam menghadapi anak. Hindari intonasi yang tinggi ketika memperingatkan anak. Beritahukanlah kepadanya dengan lemah lembut dan berikanlah contoh yang dapat diteladani.
Tips # 4
Berikan pengalaman menyenangkan dalam belajar
Sikap sabar dan bijaksana merupakan kunci utama dalam menghadapi anak ketika semangat/ motivasi belajarnya menurun. Adakalanya seorang anak jenuh dan perlu hiburan. Sesekali ajaklah anak untuk bermain bersama anda. Gunakan permainan yang menghibur,sekaligus memiliki unsur mendidik. Anak pun tetap bisa mendapatkan suatu pelajaran dan pemahaman akan sesuatu ketika bermain. Contoh: "kita kan pernah pergi ke taman ya? Dari rumah naik ojek ke luar kompleks, dari situ naik bis. Nah pertanyaannya sekarang, berapa jumlah roda bis dan ojek? Kalau perginya malam hari, yang terlihat cuma lampunya. Berapa jumlah lampu bis dan ojek?" Metode ini lebih ampuh diserap anak dibandingkan hanya disuruh membaca karena sesuai dengan pengalamannya.
Tips # 5
Anak bukanlah "Superman"!
Setiap orang tidak bisa melakukan segalanya, termasuk anda dan anak anda. Mungkin dalam suatu bidang seorang anak memiliki kelemahan. Namun, memiliki kelebihan pada bidang yang lain. Bersikaplah wajar apabila anak mendapatkan nilai yang kurang baik di suatu pelajaran tertentu. Berikan motivasi dan semua wawasan yang diperlukan oleh sang anak tanpa ada target yang memberatkan. Anak akan menemukan sendiri minat dan bakatnya yang mungkin berbeda dari harapan orang tua.
Tips # 6
Anak membutuhkan Anda!
Ketika kita masih kanak-kanak, kita akan merasa aman dengan adanya orang tua disekeliling kita. Kita menganggap bahwa seolah-olah orang tua adalah seorang "Superman" yang mampu melindungi kita dari segala mara bahaya dan kesulitan. Begitu orang tua kita terlambat pulang, kita pun akan merasa kuatir dan sedih. Sebaliknya, kita merasa tenang bila sudah bersama mereka. Sama seperti halnya kita, anak pun memerlukan kehadiran kita sebagai orang tuanya. Mereka tidak memikirkan berapa kekayaan anda hari ini, atau berapa keuntungan yang anda dapatkan hari ini, namun mereka lebih suka memikirkan bagaimana mengalahkan anda dalam bermain PS (Play Station) di rumah. Kebersamaan anda dengan anak anda merupakan hal yang berharga yang menentukan keberhasilannya di masa depan kelak. Luangkanlah waktu untuk anak anda. Temani dia bermain, dan dengarkan permasalahan yang sedang dihadapinya.
Tips # 7
Buatlah agar anak memiliki cita-cita dan Bangkitkan minat anak untuk mewujudkannya.
Hal ini sangat penting bagi perkembangan mental anak. Seorang anak yang memiliki cita-cita akan memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya. Biarkan anak bebas berkreasi sesuai dengan keinginannya. Bila ia ingin bernyanyi, biarkan ia bernyanyi dan berikanlah pujian dan semangat untuk menjadi lebih baik. Bila ia ingin menggambar, biarkan dia menggambar dan berikan fasilitas menggambar yang baik untuknya. Bila ia menyukai musik, berikan alat musik dan ajarkan dia bermain musik, dsb. Anak berprestasi, merupakan anak yang fokus dan memiliki minat yang tinggi terhadap bidang yang disukainya. Anak penurut memang memudahkan orang tuanya dalam beraktivitas, namun anak yang terlalu penurut bisa menghilangkan jati dirinya.
Anak yang terlalu sering diperintah akan menimbulkan keragu-raguan dalam dirinya dan rasa tidak percaya diri menjelang dewasa. Dia akan melakukan suatu pekerjaan namun bukan berdasarkan keinginannya melainkan keinginan orang lain, sehingga dia akan selalu merasa ketergantungan kepada orang lain.
Anak merupakan harta yang terlalu berharga untuk diabaikan. Mau menjadi apa anak kita, tentu tidak lepas dari bagaimana perhatian kita terhadap mereka dan bagaimana cara kita berkomunikasi dengan anak.
KECERDASAN OTAK JUGA DAPAT DIRAIH DI LBB KHUSUS PRIVAT SMART EDUCATION.

Apabila ada tambahan tolong tambahkan pada kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar